Mengolah Tepung Mocaf menjadi Nastar dan Kukis

27 November 2020 17:28:06 WIB

Tim PHP2D (Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa) Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Negeri Yogyakarta (HIMATIKA UNY) mengadakan Pelatihan Pengolahan Ketela. Acara dilaksanakan di Balai Padukuhan Ngampel, Kalurahan Giripanggung, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, pada hari Jumat (20/11/2020). Dalam acara pelatihan ini menghadirkan 2 narasumber yaitu Dra. Dini Ariani, M.Si. dan Ibu Wiwin Widiastuti sebagai Peneliti dari Laboratorium Pangan BPTBA LIPI Gunungkidul.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatakan keterampilan masyarakat Kalurahan Giripanggung khususnya 3 padukuhan sasaran yaitu Gupakan, Ngampel, dan Kropak dalam mengolah tepung mocaf menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual dan menambah pengetahuan masyarakat tentang produk-produk yang dapat dihasilkan dari tepung mocaf. Acara ini dimulai dengan pemberian sambutan oleh Ketua PHP2D HIMATIKA UNY yaitu Muh. Rian Dwianto. Acara ini dihadiri oleh Ibu Iin Nuraisyah selaku Pengurus BUMDes Giripanggung dan 10 ibu-ibu PKK dari 3 padukuhan, yaitu Padukuhan Gupakan, Ngampel, dan Kropak . Acara ini dipandu oleh Salma Kurnia Haq sebagai Master of Ceremony.

Acara diawali dengan pemberian penjelasan oleh Ibu Dini mengenai produk yang akan dibuat. Pada pelatihan tersebut masyarakat diajarkan cara membuat kue kering berbahan dasar tepung mocaf. Ada dua jenis kue kering yang dibuat yaitu kue nastar dan kue kukis kelapa. Pembuatan kue kering tersebut dipandu oleh Ibu Dini dan Ibu Wiwin. Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, dibuktikan dengan semua ibu-ibu yang ikut andil dalam pembuatan kue kering tersebut. Mereka membagi tugas, ada yang membuat isian untuk nastar, mencetak kukis, memanggang di oven, dan lain sebagainya.

Acara tersebut berlangsung sekitar dua jam dan menghasilkan 2 produk yaitu kue nastar dan kukis kelapa yang enak dan lezat. Acara ini juga terbentuk satu kelompok usaha dengan Ibu Kaminem sebagai Koordinatornya.

Terbentuknya satu kelompok diharapkan dapat mengembangkan usaha pembuatan kue kering yang nantinya dipasarkan melalui Badan Usaha Milik Desa Giripanggung sehingga dapat membantu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Layanan Via WhatsApp

Audio

Layanan Pengaduan

Layanan Pengaduan
Ini adalah formulir pengaduan, silahkan sampaikan kritik maupun saran anda terkait Desa Giripanggung!

Cek Data Pribadi

Cek Data Pribadi
Silahkan Lihat data anda

Lokasi Giripanggung

tampilkan dalam peta lebih besar